Rabu, 29 April 2020

BUILDING SOLUTIONS

BUILDING SOLUTIONS : Database, Systems, and Application Development Tools.


Cara Mempertahankan Database yang Lebih Aman - Phintraco Ekasarana



Apa itu Database / Basis Data?
Pengertian Database ini dibagi menurut beberapa para ahli:
➢ Kumpulan file-file yang saling berelasi, relasi tersebut ditunjukkan dengan kunci dari tiap file yang ada untuk digunakan dalam satu lingkup perusahaan, instansi (Kristanto, 1994).
➢ Kumpulan file data yang terorganisasi, terintegrasi, dan bisa dipakai bersama (C.J Date, 1981).
➢ Kumpulan rekaman data berbagai tipe yang memiliki relasi satu sama lain (Martin, 1977).
➢ Sekumpulan data organisasi untuk melayani banyak aplikasi secara efisien dengan memusatkan data dan mengendalikan redundansi data. (Kenneth C. Laudon. Jane P. Louden, 2010).
➢ Kumpulan dari data yang saling terintegrasi satu dengan yang lainnya tersimpan dalam perangkat keras komputer dan menggunakan perangkat lunak untuk bantuan dalam mengoperasikannya ( ICT Database/Data Resources Management, Dr. Syopiansyah Jaya Putra, M.Sis, 2010)
Yang umumnya, Database / Basisdata adalah sekumpulan informasi yang diatur dalam cara tertentu hingga sebuah program komputer dapat dengan cepat memilih data yang diinginkan. Basisdata dapat diibaratkan sebagai sistem pengarsipan elektronis. Basisdata tradisional terdiri dari field, record, dan file. Konsep alternatif rancangan basisdata disebut hypertext. Dalam basisdata hypertext, setiap obyek, apakah itu merupakan teks, gambar atau film, dapat dihubungkan dengan obyek lainnya. Basisdata hypertext sangat berguna untuk mengatur informasi yang sangat besar tetapi tidak digunakan dalam analisis numerik. 
Apa tujuan Database / Basis Data? 
  •  Kecepatan dan Kemudahan (Speed)

      Pemanfaatan basis data memungkinkan kita untuk dapat menyimpan data atau melakukan perubahan/manipulasi terhadap data atau menampilkan kembali data tersebut dengan lebih cepat dan mudah, daripada jika kita menyimpan data secara manual (non elektronis) atau secara elektronis (tetapi tidak dalam bentuk penerapan basis data, misalnya dalam bentuk spread sheet atau dokumen teks biasa).
  •  Efisiensi Ruang Penyimpanan (Space)

      Karena keterkaitan yang erat antar kelompok data dalam sebuah basis data, maka redundansi (pengulangan) data pasti akan selalu ada. Banyaknya redundansi ini tentu akan memperbesar ruang penyimpanan (baik di memori utama maupun memori sekunder) yang harus disediakan. Dengan basis data, efisiensi/optimalisasi penggunaan ruang penyimpanan dapat dilakukan, karena kita dapat melakukan penekanan jumlah redundansi data, baik dengan menerapkan sejumlah pengkodean atau dengan membuat relasi-relasi (dalam bentuk file) antar kelompok data yang saling berhubungan.
  •  Keakuratan (Accuracy)

      Pemanfaatan pengkodean atau pembentukan relasi antar data bersama dengan penerapan aturan/batasan (constraint) tipe data, domain data, keunikan data, dan sebagainya, yang secara ketat dapat diterapkan dalam sebuah basis data, sangat berguna untuk menekan ketidakakuratan pemasukan/penyimpanan data.
  •  Ketersediaan (Availability)

      Pertumbuhan data (baik dari sisi jumlah maupun jenisnya) sejalan dengan waktu akan semakin membutuhkan ruang penyimpanan yang besar. Padahal tidak semua data itu selalu kita gunakan/butuhkan. Karena itu kita dapat memilah adanya data utama, data transaksi, data histori hingga data kadarluarsa. Data yang sudah jarang atau bahkan tidak pernah lagi kita gunakan, dapat kita atur untuk dilepaskan dari sistem basis data baik dengan cara penghapusan atau dengan memindahkannya ke media penyimpanan off-line (seperti removable disk atau tape). Di sisi lain, karena kepentingan pemakaian data, sebuah basis data dapat memiliki data yang disebar di banyak lokasi geografis. 
  •  Kelengkapan (Completenes)

      Lengkap/tidaknya data yang kita kelola dalam sebuah basis data bersifat relatif (baik terhadap kebutuhan pemakai maupun terhadap waktu). Bila seorang pemakai sudah menganggap bahwa data yang dipelihara sudah lengkap, maka pemakai yang lain belum tentu berpendapat sama. Atau, yang sekarang dianggap sudah lengkap, belum tentu di masa yang akan datang juga demikian. 
  •  Keamanan (Security)

      Memang ada sejumlah (aplikasi) pengelola basis data yang tidak menerapkan aspek keamanan dalam penggunaan basis data. Tetapi untuk sistem yang besar dan serius, aspek keamanan juga dapat diterapkan dengan ketat. 
  •  Kebersamaan Pemakaian (Sharability)

      Pemakai basis data seringkali tidak terbatas pada satu pemakai saja, atau di satu lokasi saja atau oleh satu sistem/aplikasi saja. Data pegawai dalam basis data kepegawaian, misalnya, dapat digunakan oleh banyak pemakai, dari sejumlah departemen dalam perusahaan atau oleh banyak sistem (sistem penggajian, sistem akuntansi, sistem inventori, dan sebagainya). Basis data yang dikelola oleh sistem (aplikasi) yang mendukung lingkungan multiuser, akan dapat memenuhi kebutuhan ini, tetapi tetap dengan menjaga/menghindari (karena data yang sama diubah oleh banyak pemakai pada saat yang bersamaan) atau kondisi deadlock (karena ada banyak pemakai yang saling menunggu untuk menggunakan data).
Komponen Basis Data
1. Data : sebagai inti dari sistem basis data
2. Perangkat Keras (hardware): sebagai pendukung operasi pengolahan
data
3. Perangkat Lunak (software) :
  •  Sistem Operasi untuk mengelola basis data (Operating System)
  •  Aplikasi Pengelola Basis Data (DBMS)
4. User :Pembuat program aplikasi, end user(user pemakai daata langsung), DBA
(penanggung jawab)

Alat pengembangan Aplikasi yang paling sering digunakan
1. Eclipse
      Salah satu alat pengembangan aplikasi yang bisa dibilang memiliki library yang cukup lengkap dan dapat diperbarui sesuai kebutuhan penggunanya.
Selain itu, tampilan antarmuka dari alat pengembangan aplikasi ini cukup mudah digunakan untuk pemula sekalipun. Untuk di Indonesia sendiri banyak pengembang aplikasi Android yang menggunakan Eclipse sebagai alat pengembangannya.
2. Microsoft Visual Studio
      Jika mendengar alat pengembangan aplikasi ini biasa langsung familiar merujuk kepada aplikasi yang dibuat dengan dasar Microsoft seperti aplikasi desktop, Windows, Windows Phone 8, dan website berbasis ASP.NET.
Bisa dibilang tampilan antarmuka dari Microsoft Visual Studio ini mudah digunakan oleh pemula sekalipun dan library yang disediakan lengkap. Untuk dukungan integritas antara Microsoft Visual Studio dengan perangkat lunak buatan Microsoft lainnya ini terbilang sangat baik.
Microsoft Visual Studio ini populer digunakan untuk mengembangkan aplikasi desktop, Windows Phone, Windows, dan aplikasi serta website sekelas perusahaan besar di Indonesia dengan teknologi ASP.NET.
3. Xcode
      Alat pengembang aplikasi untuk mengembangkan aplikasi di perangkat mobile berbasis iOS. Tampilan antarmuka dari Xcode ini terbilang cukup menarik dan sangat membantu pengembang aplikasi yang masih pemula.
Bahasa pemrograman yang didukung oleh Xcode ini terdiri dari Objective-C dan Swift (bahasa pemrograman baru dari Apple). Alat pengembangan aplikasi ini bisa dijalankan di sistem operasi Mac OS.
4. NetBeans
      NetBeans mendukung bahasa yang banyak untuk membangun sebuah aplikasi.
Untuk tampilan antarmuka dari NetBeans ini bisa dibilang mudah untuk digunakan dan dukungan library terhadap bahasa dalam alat pengembangan aplikasi ini lengkap. NetBeans telah mendukung Java, Java ME, Java SE, Java EE, HTML5, PHP, Groovy, dan C/C++. Alat pengembangan aplikasi ini bisa dijalankan di sistem operasi Windows, Mac OS, dan Linux.
5. Brackets
      Brackets memungkinkan pengembang aplikasi website dapat mengembangkan CSS, HTML dan JavaScript secara langsung. Pengembang aplikasi website nantinya dapat melihat langsung preview dari kode-kode yang telah dibuat di browser.
Brackets ini sendiri dibuat oleh Adobe Systems Incorporated sebagai salah satu produsen perangkat lunak multimedia terkenal di dunia. Alat pengembangan aplikasi website ini dapat dijalankan di sistem operasi Windows, Mac OS, dan Linux.











Rabu, 22 April 2020

COMMUNICATING DIGITAL CONTENT

COMMUNICATING DIGITAL CONTENT : wired and wireless networks and devices.Eko Melliyanto: TEKNOLOGI KOMUNIKASI DATA DAN SUARA



Apa sih Jaringan komputer itu?

Jaringan Komputer adalah dua atau lebih komputer yang terhubung satu sama lain dan digunakan untuk berbagi data. Jaringan komputer dibangun dengan kombinasi hardware dan software.Untuk membuat jaringan komputer, switch dan router menggunakan berbagai protokol dan algoritma untuk bertukar informasi dan untuk membawa data ke titik akhir yang diinginkan. Setiap titik akhir dalam jaringan memiliki pengenal unik, sering kali alamat IP atau alamat Media Access Control yang digunakan untuk menunjukkan sumber atau tujuan transmisi. 

Jaringan komputer juga mungkin dibuat dengan menggunakan gabungan teknologi kabel dan wireless. Perangkat jaringan berkomunikasi melalui medium transmisi kabel atau wireless. Untuk jaringan yang menggunakan kabel, Anda mungkin membutuhkan optical fiber, coaxial cable, atau kabel tembaga. 

Sementara itu, jalur jaringan wireless termasuk jaringan komputer yang menggunakan koneksi data wireless untuk menghubungkan titik akhir. Titik akhir ini termasuk radio siaran, radio seluler, microwave, dan satelit.Jaringan bisa menjadi private atau publik. Jaringan private biasanya memerlukan user untuk memasukkan kredensial untuk mengakses jaringan. Biasanya, ini diberikan secara manual oleh administrator jaringan atau diperoleh langsung oleh pengguna melalui kata sandi atau dengan kredensial lainnya. Jaringan publik seperti internet tidak membatasi akses.

Lalu apa itu jaringan nirkabel?

Jaringan nirkabel/wireless 

adalah berkaitan dengan komunikasi antar sistem komputer tanpa menggunakan kabel. Jaringan nirkabel ini sering dipakai untuk jaringan komputer baik pada jarak yang dekat maupun pada jarak jauh. Bidang ini erat hubungannya dengan bidang telekomunikasi, teknologi informasi, dan teknik komputer. Jenis jaringan yang populer dalam kategori jaringan nirkabel ini meliputi: Jaringan kawasan lokal nirkabel (wireless LAN/WLAN), dan Wi-Fi.Jaringan nirkabel biasanya menghubungkan satu sistem komputer dengan sistem yang lain dengan menggunakan beberapa macam media transmisi tanpa kabel, seperti: gelombang radio, gelombang mikro, maupun cahaya infra merah.

Kelebihannya :
  1. Jaringan rapi dan mempunyai nilai estetika dan rapi.
  2. Kemudahan proses instalasi.
  3. Mudah untuk perluasan jaringan.
  4. Pengurangan anggaran biaya.
  5. Jangkauan luas.
  6. Pemeliharaan murah.
  7. Infrastruktur berdimensi kecil.
Kelemahannya :
  1. Gangguan gelombang jaringan.
  2. Keamanan data kurang terjamin.
  3. Konfigurasi yang lebih rumit.
  4. Kapasitas jaringan terbatas.
  5. Biaya investasi cukup mahal.
  6. Tidak stabil dan terpengaruh cuaca.
  7. Kapasitas jaringan karena keterbatasan spektrum.
Sementara itu,

Jaringan Berkabel (Wired Network)


adalah sebuah jaringan yang berfungsi untuk satu komputer dengan komputer lain, diperlukan penguhubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik atau komputer jaringan.

Kelebihannya:
  1. Relatif murah.
  2. Tingkat keamanan relatif tinggi.
  3. Performa / Stabilitas jaringan dan bandwith yang lebih tinggi dan lancar.
  4. Mudah dalam instalasi.
  5. Biaya yang murah dalam investasi jaringan.
Kelemahannya:
  1. Kerapian yang kurang(nilai estetika) karena kabel yg berantakan.
  2. Jangkauan dan akses client yang terbatas.
  3. Susah jika ada perluasan jaringan.
  4. Wired LAN harus di tempatkan di tempat yang aman.
  5. Security pada wired LAN akan hilang pada saat kabel jaringan di potong.





https://www.stieykpn.ac.id/ 

Rabu, 15 April 2020

OPERATING SYSTEMS

OPERATING SYSTEMS : managing, coordinating and monitoring resources.



√ Sistem Operasi Komputer : Pengertian, Jenis, dan Fungsi OS


Sebelumnya apa sih operating systems/sistem operasi itu?

Sistem operasi adalah perangkat lunak yang paling penting untuk menjalankan komputer. Fungsinya adalah mengelola memori komputer dan proses-proses yang berjalan di komputer, serta semua perangkat lunak dan perangkat keras. Dengan demikian, Anda dapat berinteraksi dengan komputer tanpa mengetahui bahasa komputer. Tanpa sistem operasi, maka komputer tidak akan berguna.

Sistem operasi biasanya sudah terpasang saat Anda pertama kali membeli komputer. Sebagian besar pengguna komputer langsung menggunakan sistem operasi tersebut, tetapi mereka dapat mengubahnya dengan sistem operasi yang lain. Terdapat tiga sistem operasi komputer yang umum digunakan yaitu Microsoft Windows, Mac OS X, dan Linux.


Sistem operasi untuk perangkat mobile

Perangkat mobile (seperti ponsel, komputer tablet, dan pemutar MP3) berbeda dari komputer desktop dan laptop, sehingga mereka menggunakan sistem operasi yang dirancang khusus untuk perangkat mobile. Contoh-contoh dari sistem operasi pada perangkat mobile adalah Apple iOS dan Google Android. Gambar di bawah ini contoh screenshot sistem operasi iOS pada iPad.

screenshot Apple iOS yang berjalan di iPad
Fitur-fitur sistem operasi pada perangkat mobile umumnya tidak sama persis seperti sistem operasi yang dibuat untuk komputer desktop dan laptop, sehingga perangkat mobile tidak mampu menjalankan semua jenis perangkat lunak yang dapat dijalankan pada komputer dekstop atau laptop. Namun, Anda masih bisa melakukan banyak hal melalui perangkat mobile, misalnya menonton film, browsing, mengelola kalender, dan bermain game.
Sistem operasi mempunyai dua tugas utama, yaitu :

  • Mengelola seluruh sumber daya sistem komputer (sebagai resource manager), yaitu mengelola seluruh sumber daya yang terdapat pada sistem komputer agar beroperasi secara benar dan efisien.
  • Sebagai penyedia layanan 
  • Menyediakan sekumpulan layanan pemakai sehingga memudahkan dan menyamankan pengguna atau pemanfaatan sumber daya sistem komputer.

Sistem Operasi berfungsi juga untuk mengatur dan mengontrol sumber daya yang ada, baik dari hardware yang berupa CPU, memory maupun disk-storage dan semua aktivitas yang kompleks dari perangkat lunak sistem/perangkat lunak aplikasi yang sedang dijalankan agar dapat berjalan sesuai dengan urutan yang benar. Selain mengatur semua aktivitas perangkat lunak, sistem operasi juga bertugas mengatur/mengelola semua aktivitas yang berhubungan dengan hardware, baik input device ataupun output device.
















sumber : http://tykaanggun.blogspot.com/2014/04/pengolahan-sistem-operasi-dasa.html
https://aristysaputri3.wordpress.com/sistem-operasi/sistem-operasi-2/



https://www.stieykpn.ac.id/





Selasa, 07 April 2020

DIGITAL STORAGE

DIGITAL STORAGE : Preserving Content Locally and on the Cloud







Digital Storage atau yang sering kita sebut penyimpanan digital adalah suatu hardware yang bisa menyimpan data dalam bentuk digital.
Dalam penyimpanan digital ini tentunya tidak hanya menggunakan penyimpanan lokal, tetapi juga menggunakan cloud storage.

Berikut penjelasannya:


Penyimpanan digital dapat berupa internal hard disk, eksternal hard disk dan cloud storage.

1.  Internal hard disk
  •     merupakan harddisk yang berada di dalam komputer atau laptop yang digunakan untuk menyimpan data.
2.  Eksternal hard disk
  •     merupakan harddisk yang bisa dibawa kemana-mana. Hard disk eksternal merupakan perangkat penyimpanan yang terpisah, yang terhubung dengan kabel ke port USB atau port lain pada komputer atau perangkat selular.
  •      Macam-macam eksternal hard disk diantaranya:
a. Flashdisk : media penyimpanan dari floppy drive jenis lain dengan menggunakan kabel USB.
b. Memory Card : media penyimpanan yang banyak dipakai pada peralatan komputer dan elektronik, yang dipasang pada slot memori.
c. RAID (Redundant Array of Independent Disks) : sebuah kumpulan dari 2 atau lebih  dari harddisk yang di gabungkan.
d. SSD (Solid State Drive) : media penyimpan data yang menggunakan rangkaian papan sirkuit sebagai media penyimpannya
e. HDD (Hard Disk Drive) : media penyimpanan data yang menggunakan piringan/cakram sebagai media penyimpanannya


3.  Cloud storage 
  •      merupakan media penyimpanan yang bersifat onlinedan tidak menggunakan kapasitas data memori perangkat karena mereka menggunakan penyimpanan yang terdapat pada internet. Contoh cloud storage yaitu Google Drive dan Drop Box.

Tabel dibawah ini menunjukan jumlah dari suatu media penyimpanan

Picture